Sosialisasi PIS-PK oleh Dinas Kesehatan Kab.Kutai Kartanegara

Pertemuan sosialisasi program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga sehat di Puskesmas Samboja yang dilaksakan pada Hari Kamis 1 maret  2018 bertempat di Ruang pertemuan  puskesmas samboja.

Tujuan utama dari pertemuan ini adalah adanya persamaan perspsi tentang program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga bagi petugas puskesmas selaku pelaksana pergerakan kunjungan keluarga dan petugas lintas program di dinkes guna mendukung upaya Germas dan keluarga sehat.

IMG-20180301-WA0033Peserta terdiri dari petugas puskesmas samboja. Pertemuan sosialisasi di buka oleh Ka.UPTD Puskesmas Samboja , bpk dr.Yazid Mochammad Nur. Sedangkan Nara sumber adalah kabid. Yankes. bpk Imam Pranata U,SKM.MM dan staff yankesdas bpk Murjaini Fauzi

 

 

 

 

 

Disampaikan bahwa pelaksanakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga telah disepakati adanya 12 indikator utama untuk penanda status kesehatan sebuah keluarga, yaitu

1) keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB),

2) Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan,

3) Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap,

4) Bayi mendapat air susu ibu (ASI) ekslusif,

5) Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan,

6) Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar,

7) Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur,

8) Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan,

9) Anggota keluarga tidak ada yang merokok,

10) Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),

11) Keluarga mempunyai akses sarana air bersih,

12) Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat.

IMG-20180301-WA0034

program PIS-PK tersebut bertujuan untuk mendapatkan data kesehatan keluarga. Sehingga dapat mencegah dan mengurangi resiko penyakit kesehatan yang dihadapi individu, keluarga dan masyarakat, untuk mendapatkan data kesehatan yang seluruh petugasnya akan melakukan kunjungan door to door ke rumah warga. Dengan tujuan mendapatkan data kesehatan yang faktual dari setiap individu dalam satu keluarga. Data yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk lakukan mapping atau pemetaan tindakan pelayanan kesehatan selanjutnya. Dengan diterapkannya PIS-PK, Puskesmas Samboja akan dapat diketahui beberapa masalah kesehatan yang tidak ada didata sebelumnya. Setelah diketahui itu, nantinya akan ditindak lanjut dengan memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal. (IK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*